Baitul Arqam Mahasiswa FKIP UMMUBA 2026/2027: Perkuat Ideologi, Bangun Karakter Pendidik Masa Depan

Baitul Arqam Mahasiswa FKIP UMMUBA 2026/2027: Perkuat Ideologi, Bangun Karakter Pendidik Masa Depan

ummuba.ac.id - (07/11/2026) - Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melalui Lembaga Pengkajian Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPAIK)  menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan perkaderan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 6–8 November 2026, bertempat di Kampus 1 UMMUBA.

Baitul Arqam merupakan salah satu bentuk perkaderan Muhammadiyah yang bertujuan memberikan pembinaan, penguatan ideologi, serta penanaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) kepada mahasiswa. Kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa FKIP semester 1 sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan identitas mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA).

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan unsur pimpinan universitas dan fakultas, dosen, panitia pelaksana, instruktur, serta mahasiswa FKIP sebagai peserta. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mengikuti berbagai rangkaian agenda perkaderan, di antaranya penyampaian materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, penguatan ideologi Muhammadiyah, diskusi kelompok, pendalaman materi, ibadah berjamaah, hingga refleksi dan evaluasi.
Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed., menegaskan bahwa Baitul Arqam memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan keislaman, integritas, dan karakter yang kuat.

Menurutnya, pendidikan di lingkungan UMMUBA tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kompetensi profesional, tetapi juga harus diiringi dengan pembinaan moral, spiritualitas, serta pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Rektor juga berharap mahasiswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, BPH UMMUBA, dr. Triolit Zuliansyah, Sp.THT, menyampaikan bahwa kegiatan Baitul Arqam merupakan bagian penting dari proses pembinaan kader di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami identitas dan perjuangan Muhammadiyah sekaligus menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab sebagai bagian dari generasi penerus persyarikatan.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pembentukan akhlak mulia. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga pribadi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

Pelaksanaan Baitul Arqam ini juga menjadi bagian dari implementasi penguatan kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di lingkungan PTMA. Melalui proses perkaderan yang terarah, mahasiswa diperkenalkan pada sejarah, identitas, ideologi, tujuan, serta perjuangan Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang berkomitmen dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Khusus bagi mahasiswa FKIP yang dipersiapkan menjadi calon pendidik, penguatan nilai-nilai tersebut memiliki arti penting. Seorang guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam sikap, perilaku, moral, serta kehidupan bermasyarakat.

Melalui penyelenggaraan Baitul Arqam Mahasiswa FKIP Tahun Akademik 2026/2027, UMMUBA berharap lahir generasi mahasiswa yang memiliki pemahaman keislaman dan kemuhammadiyahan yang kuat, berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Lebih dari sekadar kegiatan perkaderan selama tiga hari, Baitul Arqam diharapkan menjadi bekal berkelanjutan bagi mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

UMMUBA berkomitmen melahirkan calon pendidik yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, profesional, dan berkemajuan, sekaligus menjadi kader persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa.

BAGIKAN ARTIKEL INI


Artikel Terkait

Halo, ada yg bisa Kami bantu ? 1