Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris, UMMUBA Bekali 54 Mahasiswa dengan Basic Conversation
ummuba.ac.id - (07/11/26) - Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melalui Lembaga Bahasa, Kerja Sama, dan Urusan Internasional (LBKUI) resmi meluncurkan program Fun Learning Basic Conversation pada Jumat (6/11/2026), bertempat di Kampus 2 UMMUBA. Program ini menjadi salah satu langkah strategis universitas dalam meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi berbagai peluang akademik dan pengalaman profesional di tingkat internasional.
Kegiatan launching tersebut dihadiri oleh Rektor UMMUBA Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed., Wakil Rektor I, Ketua dan Sekretaris LBKUI, tutor atau dosen pengajar bahasa Inggris, panitia pelaksana, serta 54 mahasiswa peserta program.
Puluhan mahasiswa tersebut merupakan peserta terpilih berdasarkan hasil pemetaan kemampuan bahasa Inggris melalui tes TOEFL. Mereka termasuk dalam kelompok 100 mahasiswa dengan peringkat terbaik yang telah mencapai skor TOEFL minimal 400. Peserta berasal dari sejumlah program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), Administrasi Kesehatan (AK), Teknik Informatika (TI), dan Pendidikan Vokasional Seni Kuliner (PVSK).

Dalam sambutannya, Ketua LBKUI UMMUBA, Dr. Ridho Kurniawan, M.Pd., menjelaskan bahwa program Fun Learning Basic Conversation merupakan tindak lanjut dari pemetaan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa melalui tes TOEFL. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar bagi LBKUI untuk mengidentifikasi kemampuan mahasiswa sekaligus merancang pembinaan bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris, khususnya keterampilan komunikasi lisan, menjadi kompetensi penting yang perlu dipersiapkan mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai peluang internasional yang difasilitasi UMMUBA.
"Melalui program ini, kami ingin memberikan pembinaan bahasa Inggris yang lebih terarah dan aplikatif. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami bahasa Inggris secara teori, tetapi juga harus memiliki keberanian dan kemampuan untuk menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Terlebih, UMMUBA telah membuka berbagai peluang kegiatan internasional yang membutuhkan kesiapan komunikasi mahasiswa," jelas Dr. Ridho.
Ia menambahkan, mahasiswa UMMUBA memiliki kesempatan mengikuti berbagai program internasional, di antaranya Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Internasional di Thailand, program magang internasional di Malaysia dan Taiwan, serta peluang kegiatan internasional lainnya di Turki. Karena itu, pembinaan kemampuan percakapan bahasa Inggris menjadi salah satu bentuk persiapan penting sebelum mahasiswa mengikuti program tersebut.
Sementara itu, Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed., menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas sumber daya mahasiswa sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga mitra di luar negeri.
Rektor menjelaskan bahwa kerja sama internasional yang telah dibangun UMMUBA tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti PLP Internasional di Thailand dan program magang di Malaysia maupun Taiwan, tetapi juga membuka peluang kegiatan lain, seperti pertukaran mahasiswa (student exchange) serta program magang di sektor pariwisata, perhotelan, dan rumah sakit.
"UMMUBA terus berupaya membuka akses dan peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar maupun pengalaman kerja di lingkungan internasional. Berbagai peluang tersebut telah didukung oleh mitra-mitra kami di luar negeri, termasuk fasilitas tempat tinggal selama mahasiswa mengikuti program. Bahkan, khusus untuk program magang di Taiwan, mahasiswa berkesempatan memperoleh gaji sesuai dengan ketentuan program bersama mitra," ungkap Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa berbagai peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan dan kompetensi mahasiswa, terutama dalam penguasaan bahasa asing. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris bukan sekadar nilai tambah, melainkan salah satu bekal utama agar mahasiswa mampu berkomunikasi, beradaptasi, dan menunjukkan kompetensinya ketika berada di lingkungan internasional.
"Jangan sampai kesempatan yang sudah dibuka oleh universitas tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena mahasiswa belum memiliki kesiapan. Oleh karena itu, persiapkan diri sejak sekarang, tingkatkan kemampuan bahasa Inggris, dan manfaatkan program pembinaan ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap mahasiswa UMMUBA berani mengambil peluang dan mampu bersaing di tingkat global," pesannya.
Program Fun Learning Basic Conversation akan dilaksanakan dalam 12 kali pertemuan dengan pendampingan tutor atau pengajar bahasa Inggris. Pembelajaran dirancang secara bertahap, interaktif, dan menyenangkan dengan menitikberatkan pada pengembangan keterampilan berbicara (speaking).
Materi yang diberikan meliputi pengenalan kosakata (vocabulary), percakapan sehari-hari, memperkenalkan diri, bertanya dan menjawab pertanyaan, hingga praktik dialog dalam berbagai situasi komunikasi. Melalui pendekatan pembelajaran yang lebih banyak melibatkan praktik secara langsung, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sekaligus membangun keberanian dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris.
Melalui penyelenggaraan program ini, LBKUI UMMUBA berharap 54 mahasiswa peserta dapat menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris serta memiliki kesiapan lebih baik untuk mengikuti berbagai program internasional yang ditawarkan universitas bersama mitra luar negeri.
Ke depan, UMMUBA melalui LBKUI berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan dan pengembangan kemampuan bahasa asing mahasiswa sebagai bagian dari upaya mendukung internasionalisasi universitas. Dengan demikian, Fun Learning Basic Conversation tidak hanya menjadi program peningkatan kompetensi bahasa, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan mahasiswa UMMUBA yang berwawasan global, kompeten, percaya diri, dan siap mengambil peluang di tingkat internasional.