OJK dan Prodi Binis Digital UMMUBA Gelar Literasi Keuangan 2026 untuk Membangun Mindset Keuangan Seh
UMMUBA.AC.ID - (15/06/26) β Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA), Fakultas Teknologi Kesehatan dan Sains (FTKS), serta Program Studi Bisnis Digital Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan menyelenggarakan kegiatan Literasi Keuangan 2026 dengan tema βSmart Money For Better Future: Membangun Mindset Keuangan Sehat Bagi Generasi Gen Zβ. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Aula Kampus 1 Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Muara Bungo.
Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB tersebut menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang ekonomi dan keuangan, yaitu Laula Dwi Marthika, S.E., M.Si dan Risni Nelvia, S.E., Ak., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 orang mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif yang membahas berbagai permasalahan keuangan yang sering dihadapi generasi muda.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi, perencanaan keuangan masa depan, literasi produk dan layanan keuangan, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk investasi ilegal dan penipuan digital.
Selain para peserta, acara juga dihadiri oleh Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Bungo, Dekan Fakultas Teknologi Kesehatan dan Sains, Ketua Program Studi Bisnis Digital, dosen, serta tamu undangan lainnya.
Dosen
Prodi Bisnis Digital Vivi Yosefri Yanti, S.E., M.M menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan
bagian dari upaya meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di
kalangan mahasiswa, khususnya Generasi Z yang hidup di era digital dan memiliki
akses luas terhadap berbagai layanan keuangan berbasis teknologi.
"Kemampuan mengelola keuangan secara bijak menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab," ujarnya.

Melalui
kegiatan ini, penyelenggara berharap mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan
dan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, mampu
menyusun perencanaan keuangan sejak dini, serta menjadi generasi yang cerdas
dalam memanfaatkan berbagai layanan keuangan digital.
"Kami
berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga mampu
membentuk perilaku keuangan yang lebih bijak sehingga mahasiswa dapat menjadi
agen perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan keluarga
maupun masyarakat," ujar perwakilan penyelenggara.
Kegiatan
Literasi Keuangan 2026 ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia
pendidikan dan regulator keuangan dalam mendukung terwujudnya masyarakat
Indonesia yang semakin melek keuangan dan siap menghadapi tantangan ekonomi di
masa depan.