UMMUBA.AC.ID, BUNGO-Citra PTMA tidak bisa dipisahkan dari kehandalan, kemampuan dan kredibilitas humas yang ada. Ketrampilan utama humas adalah menulis. Karena hampir semua kerja humas berhubungan dengan bagaimana membangun desain komunikasi yang baik. Komunikasi yang terkontrol dan mampu memberikan arah yang jelas. Saat ini terdapat 177 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) tersebar di seluruh Indonesia dan akan terus tersebar seiring berjalannya waktu.
Pentingnya citra PTMA yang baik dimata masyarakat, Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) turut mendorong dan memperkuat hubungan antar PTMA yang tertuang dalam acara Pengembangan dan Workshop Humas PTMA yang dihadiri sebanyak 26 perwakilan PTMA Se-Indonesia di Hotel Grand Rohan Yogyakarta, kemarin (27/10).
Muhammad Sayuti, MPd MEd PhD, Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengungkapkan keberhasilan PTMA berasal dari Humas yang kompeten. Menurutnya, peran humas dalam memberikan citra sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan kampus.
"Humas punya faktor penting, yaitu penjaga citra kampus dan pemegang kepercayaan masyarakat." ungkap Sayuti yang juga Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Workshop Pengembangan Humas Batch ke tiga ini merupakan bagian terakhir sejak Batch pertama di bulan Juni lalu. Selain materi, pelatihan dalam manajemen, penulisan artikel, desain yang didukung oleh Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (APIK) Muhammadiyah.
"Saya harap, rekan-rekan humas dapat memberikan warna baik dan menarik bagi kampusnya, sesuai dengan etika kehumasan" harap Sayuti.